about-logo

Penjelasan Aglomerasi Beserta Contohnya Di Indonesia

Kata aglomerasi biasanya memiliki kaitan dengan ekonomi, industri, geografi. Dan khususnya sangat terkait dengan sentralisasi kegiatan industri, ekonomi di lingkungan perkotaan.

Alasan utama mengapa aglomerasi terjadi di area perkotaan adalah untuk menghemat lokasi karena berdekatan serta efisiensi nya. Ini juga memiliki kaitannya dengan konsumen, pekerja dan perusahaan.

Contoh aglomerasi di Indonesia itu banyak, entah dari bidang ekonomi, industri, serta geografi. Sebelum itu, mari kita simak dulu penjelasan mengenai aglomerasi.

Apa itu Aglomerasi?

Aglomerasi itu sendiri merupakan suatu hal yang menunjukkan adanya pengumpulan suatu elemen jadi satu yang memiliki tujuan tertentu. Tidak sedikit ilmu yang menjelaskan beberapa fenomena di sekitar mereka yang terjadi menggunakan istilah ini.

Istilah aglomerasi sendiri itu berbeda-beda, ini bergantung dengan ilmu yang menggunakan serta konsepnya. Sebagai contoh pengertian dari aglomerasi di bidang industri merupakan beberapa pabrik yang ada di wilayah produksi, dan dengan itu menghasilkan efisiensi serta keefektifitasan saat kegiatan produksi.

Selain industri, ada juga aglomerasi di bidang kimia, geografi, dan aglomerasi terjadi di perkotaan dan juga daerah perkotaan. Jika ingin mengetahui penjelasan serta contoh aglomerasi, Anda bisa membaca artikel ini. Dikarenakan aglomerasi memiliki konsep yang luas, sehingga perlu dipisah sesuai bidangnya.

Definisi aglomerasi sendiri adalah sebuah konsep umum yang mengacu pada usaha mengumpulkan elemen-elemen pada suatu wilayah atau tempat dengan tujuan untuk lebih memberikan keuntungan.

Sistem ekonomi yang mempunyai efektifitas dan efisiensi tinggi, entah dari produksi, pengadaan sarana umum atau pengangkutan barang merupakan keuntungan yang didapatkan dari aglomerasi secara umum.

Contoh Aglomerasi Dalam Beberapa Bidang di Indonesia

Dalam bidang geografi, contoh aglomerasi berkaitan erat dengan sebuah pusat pabrik atau pengumpulan beberapa produsen pada wilayah yang cukup sama.

Jika suatu kegiatan yang saling terkait fokus pada wilayah yang sama, disinilah keuntungan aglomerasi akan muncul. Keterkaitan yang dimaksud bisa berupa pasar atau bahan baku.

Jika keuntungan yang didapatkan besar pengusaha otomatis memilih tempat atau lokasi industri yang memiliki konsentrasi pada kegiatan lain. Jika keuntungan yang didapatkan kecil pemilihan dari lokasi juga akan lebih menyebar. Hal ini merupakan patokan untuk konsep aglomerasi, berhasil atau tidak.

Cikarang merupakan contoh kawasan industri yang mempunyai unit pabrik sebanyak 2.125 dari 25 negara berbeda yang berada di Cikarang dan industri tersebut saling support satu sama lainnya.

Contoh lain dari aglomerasi industri di Indonesia adalah Batam. Batam sendiri memiliki 1.309 industri unggul, baik dari PMDN (penanaman modal dalam negeri) dan PMA (penanaman modal asing). Dan saat ini kota Batam sedang melakukan perbaikan ekonominya dikarenakan banyaknya perusahaan serta pabrik yang tutup akibat pandemi.

Masih banyak contoh lain, seperti pengelompokan lokasi jual beli menurut hari pasaran, Pasar Minggu, Pasar Senen, Pasar Rebo.

Industrial estate atau kawasan industri dikenal dalam aglomerasi industri sebagai suatu lokasi pusat terjadinya kegiatan industri yang memiliki sarana serta prasarana, sebagai contoh air, listrik, telepon, jalan, pembuangan limbah. Sarana dan prasarana tersebut sudah disediakan dari perusahaan yang mengelola kawasan industri tersebut.

Contoh di bidang geografi

Aglomerasi geografi sangat berkaitan tentang kependudukan, serta pusat dari pertumbuhan para penduduk.

Pembangunan rumah susun menjadi contoh aglomerasi geografi, dengan mengumpulkan beberapa dari masyarakat tingkat menengah dan dibawahnya agar dapat memiliki rumah yang layak, atau apartemen yang ditujukan bagi kalangan para pebisnis.

Pemusatan tempat penduduk tinggal berdasarkan status sosial mereka, ekonomi dan faktor lainnya merupakan contoh aglomerasi geografi di perkotaan.

Contoh di bidang ekonomi

Untuk aglomerasi bidang ekonomi sebenarnya tidak berbeda jauh dengan aglomerasi bidang industri. Bukan tanpa sebab, karena industri juga merupakan salah satu bagian ekonomi, dengan contoh dari aglomerasi tersebut juga mewakili contoh dari aglomerasi ekonomi.

Di Indonesia sendiri juga banyak dijumpai aglomerasi ekonomi industri, sebagai contoh di daerah Cikarang, Batam, Karawang, Pulogebang, Bekasi.

Dibawah merupakan daftar beberapa kawasan ekonomi baru :
1. Sumatera Utara – Sei Mangkei – Kuala Tanjung
2. DIY – Kulon Progo
3. Jawa Timur – Gresik – Lamongan – Jombang
4. Jawa Tengah – Kendal – Boyolali
5. Jawa Barat – Karawang – Cilamaya – Majalengka

Demikian mengenai penjelasan aglomerasi beserta contoh di bidangnya masing – masing. Semoga bisa bermanfaat dan juga membantu Anda yang sedang membutuhkannya.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on pocket
Share on whatsapp
Share on vk
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *