about-logo
,

Fenomena Sosial yang ada Dalam Masyarakat Kontemporer

Tiap lapisan masyarakat pasti terdapat fenomena sosial yang pasti terjadi. Tentu tak sedikit fenomena sosial yang dapat dijumpai pada kehidupan bermasyarakat, baik itu kejadian berkesan serta dapat memiliki pengaruh tinggi. Fenomena sosial tak bergelut pada hal positif saja, kejadian dalam bentuk negatif pun ada.

Banyak faktor yang memicu adanya fenomena ini, selanjutnya lebih kompleks lagi kedepannya dan pengaruh dari fenomena ini cukup besar. Apa sih fenomena sosial ini?

“Phainomenon”, merupakan kata asal fenomena dari bahasa yunani dengan arti apa yang nampak (terlihat). Fenomena sosial ini dapat diartikan juga fakta sosial yang ada dan terjadi dalam masyarakat.

Selanjutnya diperlukan adanya sikap bijaksana dalam hal meminimalisir efek negatif yang dihasilkan. Terutama fenomena sosial yang memang negatif. Contohnya pada fenomena yang tengah marak beberapa waktu ini, serta fenomena negatif lain.

Fenomena Sosial yang Ada Dalam Masyarakat

Tak sedikit dari fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat kontemporer saat ini, berikut lengkapnya:

1. Kejahatan

Dalam menjalani kehidupan, tentu bayang-bayang kejahatan yang kerap terjadi dalam masyarakat tak dapat lepas menghantui Anda. Bayang kejahatan ini seperti penganiayaan, perampokan, pencurian serta perampasan, seperti yang kadang Anda lihat dalam berita-berita.

Kondisi dari sosial serta prosesnya ini, membuat kejahatan terjadi dan dapat melahirkan perilaku lainnya. Terjadinya penyimpangan sosial juga jadi faktor kelompok atau seseorang dalam masyarakat. 

Dalam era modern juga terdapat white-collar crime dimana contoh dalam kejahatan ini berupa korupsi. “White-collar crime” ini merupakan suatu kejahatan yang pelakunya dapat  berupa pengusaha juga pejabat yang tengah melaksanakan tugasnya. 

2. Kemiskinan

Pada fenomena sosial ini jadi masalah dasar dalam tiap masyarakat. Namun, terdapat hal yang dapat dilihat jelas pada tiap masyarakat tersebut, dimana terdapat perbedaan pada tiap masyarakatnya. 

Kemiskinan sendiri bukanlah suatu masalah sosial, bagi mereka yang merupakan masyarakat tradisional, sebab mereka punya anggapan bahwa ini semua telah ditakdirkan. Dan akhirnya tak ada usaha dari mereka dalam situasi tersebut. 

Penyebab yang jadi faktor mereka benci akan kemiskinan yakni sadarnya mereka karena gagal dalam mendapat hal lebih dari apa yang telh dimiliki mereka. 

Dalam masyarakat modern tentu lebih kompleks lagi, kemiskinan tersebut akan jadi suatu masalah sosial sebab sikap dari mereka yang benci akan kemiskinan. 

Sementara untuk beberapa orang, kemiskinan itu sendiri terjadi akibat ketidakmampuan mereka dalam pemenuhan kebutuhan primer.

Seseorang dalam masyarakat modern akan dirasa miskin jika harta yang dimiliki tidak mencukupi taraf dari kebutuhan hidup sekarang ini. 

Dalam pandangan sosiologis, penyebab dari adanya kemiskinan karena terdapat lembaga sosial dalam bermasyarakat yang fungsinya tak berjalan dengan baik, yakni lembaga ekonomi.

3. Adanya Disorganisasi Keluarga

Dalam bermasyarakat, keluarga merupakan unit terkecil di dalamnya. Hingga keluarga punya peranan penting untuk tiap individu dalam menjalankan peran mereka dalam bermasyarakat. 

Tapi, sekarang ini tak sedikit keluarga yang mendapat beragam masalah dan akhirnya menuju pada timbulnya disorganisasi pada keluarga tersebut. Disorganisasi ini punya artian yang berupa perpecahan dalam keluarga, dimana anggotanya tak dapat melakukan pemenuhan pada kewajiban yang mereka emban sesuai dari peranan sosialnya. 

Contoh bentuk dalam disorganisasi dalam keluarga yakni:

– Perceraian yang terjadi dalam suatu keluarga 

– Kurangnya komunikasi pada tiap anggota keluarga

– Terdapat krisis keluarga, dimana seseorang yang bertindak jadi seorang kepala keluarga, memutuskan keluar sebab ketidakmampuannya sendiri. 

4. Norma Dalam Masyarakat yang Dilanggar

Pada era modern ini tak sedikit juga pelanggaran dari norma yang dilakukan mereka, yakni yang tak bertanggung jawab. Masalah ini tak mudah dalam penyelesaiannya, sebab persepsi yang ada pada tiap kalangan berbeda pada pelanggaran norma ini. 

Dan berdampak pada terus berjalannya pelanggaran norma yang malah makin tumbuh dan berkembang. Peran yang perintah emban juga penting sekali dalam penegakkan hukum, sebab banyak dari masyarakat yang sadar akan pelanggaran yang mereka lakukan. 

5. Kenakalan Remaja

Tak hanya pada tempat tertentu saja, kenakalan yang remaja lakukan ini terdapat di banyak daerah, dan ini membuatnya jadi satu fenomena sosial. Telah banyak dari pelajar sudah atau bahkan sering dalam melakukan tindakan tak terpuji sampai kriminalitas.

Dan kelakuan negatif para pelajar ini tak hanya pada daerah tertentu saja. Tapi banyak juga pada daerah lain, dan utamanya pada kota besar. Yang dimana didapati jika anak kurang perhatian, sebab orang tua mereka terlalu sibuk akan urusan juga pekerjaan. Akhirnya sang anak salah dalam pergaulan, sampai berujung pada kenakalan remaja.

 

Sekian terkait ulasan fenomena sosial yang terjadi di masyarakat kontemporer. Dalam bentuk apapun, fenomena sosial ini haruslah ditanggapi dengan bijak. Media informasi juga punya peranan dalam mengatasi akibat negatif dari fenomenal sosial yang ada bagi masyarakat luas.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on pocket
Share on whatsapp
Share on vk
Share on telegram

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *