Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali menjadi perhatian pelajar pada 2026. Jika TKA 2025 lebih berfokus pada jenjang SMA, MA, dan SMK, maka pelaksanaan TKA 2026 mulai mencakup peserta didik jenjang SD dan SMP.
Perbedaan TKA 2025 dan 2026 tidak hanya terlihat dari jenjang pesertanya, tetapi juga dari mata pelajaran, cakupan materi, serta karakter soal yang perlu dipersiapkan. Pada jenjang SD dan SMP, fokus utama berada pada Bahasa Indonesia dan Matematika, sedangkan jenjang SMA memiliki mata pelajaran wajib dan pilihan.
Dengan memahami perbedaannya sejak awal, pelajar dapat menentukan materi yang perlu diprioritaskan dan memilih jenis latihan yang sesuai. Persiapan yang terarah akan membantu Anda menghadapi TKA 2026 dengan lebih percaya diri.
Table of Contents
TogglePerbedaan TKA 2025 dan 2026 SD
Perbedaan utama TKA 2025 dan TKA 2026 untuk jenjang SD terletak pada pelaksanaannya. Pada 2025, TKA belum diselenggarakan untuk murid SD/MI/sederajat karena pelaksanaannya masih berfokus pada jenjang SMA sederajat. Sementara itu, pada 2026 TKA mulai dilaksanakan bagi murid kelas VI sebagai asesmen untuk memetakan kemampuan akademik individual, bukan sebagai penentu kelulusan.
TKA SD 2026 mengujikan dua mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika, tanpa mata pelajaran pilihan. Materi yang diujikan mencakup pembelajaran kelas IV hingga kelas VI. Karena itu, siswa perlu mempersiapkan materi secara menyeluruh dan tidak hanya mempelajari pelajaran yang sedang dibahas pada semester terakhir kelas VI.
Materi Bahasa Indonesia TKA SD 2026
TKA Bahasa Indonesia SD berfokus pada keterampilan membaca. Peserta akan menghadapi teks informasi maupun teks sastra, kemudian diminta memahami isi bacaan, menemukan informasi, menarik kesimpulan, serta menilai informasi yang disampaikan.
Materi yang perlu dipersiapkan antara lain:
- Menemukan informasi tersurat dalam teks
- Menentukan ide pokok dan informasi penting
- Memahami arti kata atau ungkapan berdasarkan konteks
- Menarik kesimpulan dari isi bacaan
- Menemukan informasi tersirat
- Menghubungkan informasi antarbagian teks
- Menilai isi, bahasa, atau penyajian suatu bacaan
Dengan demikian, siswa tidak cukup hanya menghafal pengertian atau jenis teks. Mereka perlu membiasakan diri membaca berbagai bacaan dan menjawab pertanyaan berdasarkan bukti yang terdapat di dalam teks.
Materi Matematika TKA SD 2026
TKA Matematika SD mengukur pemahaman terhadap fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika serta kemampuan menerapkannya untuk menyelesaikan masalah. Soal dapat disajikan dalam bentuk hitungan langsung maupun soal cerita berbasis situasi sehari-hari.
Materi yang perlu dipelajari meliputi:
- Bilangan cacah dan operasi hitung
- Pecahan, desimal, dan persen
- Kelipatan dan faktor bilangan
- Perbandingan sederhana
- Pengukuran panjang, berat, waktu, luas, dan volume
- Bangun datar dan bangun ruang
- Penyajian serta pembacaan data
- Pola bilangan dan pemecahan masalah kontekstual
Dibandingkan dengan latihan harian biasa, soal TKA 2026 lebih menuntut siswa untuk memahami informasi dan menentukan cara penyelesaian yang tepat. Oleh sebab itu, persiapan sebaiknya tidak hanya berfokus pada kecepatan menghitung, tetapi juga pada kemampuan memahami soal cerita, memilih operasi hitung, dan memeriksa kembali jawaban.
Perbedaan TKA 2025 dan 2026 SMPÂ
Perbedaan utama TKA 2025 dan TKA 2026 untuk jenjang SMP terletak pada pelaksanaannya. Pada 2025, TKA belum dilaksanakan bagi siswa SMP/MTs/sederajat karena penyelenggaraannya masih difokuskan pada jenjang SMA sederajat. TKA SMP kemudian mulai dilaksanakan pada 2026 dan ditujukan bagi siswa kelas IX sebagai sarana untuk memperoleh gambaran capaian akademik secara objektif.
Berbeda dengan jenjang SMA yang memiliki mata pelajaran wajib dan pilihan, TKA SMP 2026 hanya mengujikan dua mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika. Kedua mata pelajaran tersebut dipilih untuk mengukur kemampuan akademik mendasar siswa, yakni literasi melalui Bahasa Indonesia serta numerasi dan pemecahan masalah melalui Matematika.
Materi Bahasa Indonesia TKA SMP 2026
TKA Bahasa Indonesia SMP berfokus pada kemampuan membaca dan memahami berbagai jenis teks. Siswa tidak hanya diminta menemukan informasi yang tertulis secara langsung, tetapi juga perlu menafsirkan, menyimpulkan, dan mengevaluasi isi bacaan.
Materi yang perlu dipersiapkan antara lain:
- Menemukan informasi tersurat dalam teks
- Menentukan gagasan utama dan informasi pendukung
- Memahami makna kata, istilah, atau ungkapan berdasarkan konteks
- Menarik kesimpulan berdasarkan isi bacaan
- Menemukan informasi tersirat
- Membandingkan informasi dalam dua teks
- Menilai ketepatan argumen atau pernyataan
- Menginterpretasikan informasi dalam tabel, grafik, diagram, atau ilustrasi
- Mengevaluasi isi dan cara penyajian teks
Teks yang digunakan dapat berupa teks informasi maupun sastra dengan topik yang dekat dengan kehidupan pelajar, lingkungan, ilmu pengetahuan, sosial, dan budaya. Karena itu, siswa perlu membiasakan diri membaca teks yang lebih panjang dan mencari bukti dalam bacaan sebelum menentukan jawaban.
Materi Matematika TKA SMP 2026
Materi TKA Matematika SMP mengacu pada materi yang dipelajari dalam Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka. Soal dirancang untuk mengukur kemampuan memahami konsep, menerapkan prosedur, menginterpretasikan informasi, serta menggunakan penalaran untuk menyelesaikan masalah.
Cakupan materi yang perlu dipelajari meliputi:
- Bilangan bulat, pecahan, desimal, dan persen
- Perbandingan, skala, dan aritmetika sosial
- Bentuk aljabar dan operasinya
- Persamaan dan pertidaksamaan linear
- Relasi, fungsi, dan pola bilangan
- Garis, sudut, dan bangun datar
- Bangun ruang dan pengukuran
- Teorema Pythagoras
- Transformasi geometri
- Statistika dan peluang
- Penyajian serta interpretasi data
Dibandingkan dengan soal latihan yang hanya meminta penggunaan satu rumus, soal TKA Matematika SMP dapat menggunakan stimulus berupa cerita, tabel, gambar, grafik, atau data. Siswa mungkin harus memilih informasi yang relevan, menghubungkan beberapa konsep, lalu menarik kesimpulan yang valid.
Dengan demikian, persiapan TKA SMP 2026 sebaiknya tidak hanya dilakukan dengan menghafal rumus dan langkah pengerjaan. Siswa perlu memperkuat pemahaman konsep, kemampuan membaca data, serta keterampilan menentukan strategi penyelesaian yang paling tepat.
Perbedaan TKA 2025 dan 2026 SMA

TKA untuk jenjang SMA/MA/SMK telah dilaksanakan lebih dahulu pada 2025. Karena itu, TKA 2026 bukan merupakan pelaksanaan perdana, tetapi menjadi kelanjutan dari sistem yang sudah diterapkan sebelumnya. Perbedaannya tidak terlalu besar pada materi utama, melainkan lebih terlihat pada penyempurnaan teknis, evaluasi pelaksanaan, dan penyesuaian kebijakan terbaru.
Bagi siswa yang akan menghadapi TKA 2026, pelaksanaan tahun sebelumnya dapat menjadi gambaran awal untuk memahami pola soal, memilih mata pelajaran, dan menyusun strategi belajar yang lebih tepat.
Perbedaan Mata Pelajaran TKA SMA
Secara umum, susunan mata pelajaran TKA SMA 2025 dan 2026 tidak mengalami perubahan besar. Peserta tetap mengerjakan tiga mata pelajaran wajib, yaitu:
- Bahasa Indonesia
- Matematika
- Bahasa Inggris
Selain itu, peserta memilih dua mata pelajaran tambahan yang disesuaikan dengan mata pelajaran di rapor, minat akademik, serta program studi yang akan dituju.
Perbedaannya, siswa TKA 2026 sudah memiliki referensi dari pelaksanaan 2025. Mereka dapat melihat mata pelajaran pilihan yang banyak digunakan, memahami kebutuhan program studi, dan menghindari kesalahan dalam menentukan pilihan mata pelajaran.
Perbedaan Materi dan Pola Soal TKA SMA
Materi TKA 2026 diperkirakan tetap mengacu pada kompetensi yang telah dipelajari selama sekolah. Soal tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga kemampuan memahami konsep, membaca informasi, menganalisis data, dan menerapkan pengetahuan dalam situasi tertentu.
Karakter soal yang perlu dipersiapkan antara lain:
- Soal berbasis teks atau bacaan
- Soal dengan stimulus tabel, grafik, dan diagram
- Soal yang menghubungkan beberapa konsep
- Soal analisis dan pemecahan masalah
- Soal yang meminta peserta menarik kesimpulan
- Soal kontekstual yang berkaitan dengan situasi sehari-hari
Perbedaannya, peserta TKA 2026 dapat belajar dari pola soal dan simulasi TKA 2025. Hal ini membuat persiapan lebih terarah dibandingkan peserta tahun sebelumnya yang masih menghadapi sistem baru.
Perbedaan Persiapan Peserta
Pada TKA 2025, banyak siswa masih beradaptasi dengan format dan tujuan TKA. Sementara itu, siswa TKA 2026 memiliki lebih banyak informasi yang dapat digunakan sebagai bahan persiapan.
Beberapa keuntungan yang dimiliki peserta TKA 2026 antara lain:
- Sudah tersedia gambaran pola soal TKA sebelumnya
- Lebih mudah menemukan latihan dan simulasi
- Dapat mempelajari pengalaman peserta TKA 2025
- Memiliki waktu lebih banyak untuk menentukan mata pelajaran pilihan
- Dapat menyusun strategi belajar berdasarkan hasil evaluasi tahun sebelumnya
Meskipun demikian, siswa tetap tidak boleh hanya mengandalkan soal lama. Kisi-kisi, jadwal, dan ketentuan teknis tetap perlu diperiksa kembali karena dapat mengalami penyesuaian.
Perbedaan Pemanfaatan Hasil TKA
Hasil TKA dapat digunakan sebagai informasi capaian akademik peserta didik. Pada jenjang SMA, hasil tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan seleksi pendidikan lanjutan sesuai kebijakan yang berlaku.
Pada TKA 2026, pemanfaatan hasil tes berpotensi menjadi semakin penting karena sistemnya sudah memiliki pengalaman dari pelaksanaan 2025. Oleh sebab itu, siswa perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
- Memilih mata pelajaran yang sesuai dengan rencana kuliah
- Memahami keterkaitan mata pelajaran pilihan dengan program studi
- Mempersiapkan mata pelajaran wajib secara seimbang
- Mengikuti informasi resmi mengenai penggunaan hasil TKA
- Tidak menganggap TKA hanya sebagai tes tambahan biasa
Secara keseluruhan, perbedaan TKA SMA 2025 dan 2026 lebih banyak terletak pada kesiapan sistem dan peserta. Materi dan susunan mata pelajaran relatif serupa, tetapi siswa TKA 2026 memiliki keuntungan karena sudah tersedia referensi, pengalaman, dan pola pelaksanaan dari tahun sebelumnya.
TKA 2026 membawa perubahan penting karena pelaksanaannya semakin luas, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Pada SD dan SMP, perbedaan paling terlihat pada mulai diterapkannya TKA dengan fokus mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika, sedangkan pada jenjang SMA perubahan lebih banyak berkaitan dengan penyempurnaan pelaksanaan, pemilihan mata pelajaran, dan pemanfaatan hasil tes.Â
Dengan memahami perbedaan TKA 2025 dan TKA 2026 sejak awal, pelajar dapat mempersiapkan materi, memilih strategi belajar, dan berlatih dengan pola soal yang lebih sesuai agar dapat menghadapi TKA 2026 dengan lebih siap dan percaya diri.



